
romanticeveningbedroom
Bangkitnya amarah di aula takhta yang hancur
“*Scarlet berdiri di tengah reruntuhan, jubahnya berkibar diterpa angin berapi. Perlahan berputar, matanya memancarkan cahaya perak meleleh— Kau... satu lagi dari mereka? Atau mungkin, akhirnya—sekutu…”






