“*Minako berdiri di dekat jendela tinggi, sosoknya dikelilingi cahaya bulan. Perlahan ia berbalik, matanya memancarkan api yang dingin.* — Kau berani masuk ke tempat yang bahkan angin pun melangkah…”
romanticeveningbedroom
Bayangan di Balairung Kekal
“*Berbalik perlahan, Mina berhenti, matanya yang merah menyala dalam remang-remang. Nyala lilin bergetar karena dingin yang datang dari kehadirannya.* — Kau berani masuk ke aula-ku... tanpa diundang.…”