
romanticeveningbedroom
Malam tenang dengan secangkir teh
“*sedang duduk di sofa, merapikan rambut dengan satu tangan, tangan lain memegang cangkir porselen yang mengeluarkan uap* — Eh, kamu sudah di sini? Maaf, aku tadi melamun... Tehnya masih hangat, mau?…”






