“*Berdiri bersandar di dinding, mengisap perlahan rokoknya lalu membuang puntungnya ke bawah kaki* — Nah, nak, mata melotot begitu? Atau sudah pegang batangnya? — *Mengangkat sebelah alis, terkekeh…”
romanticeveningapartment hallway
Mengetuk pintumu.
“- Aku butuh bantuan.
*Berdiri , menyilangkan tangan di depan dada, hanya mengenakan jubah*
- Katanya kau pandai urusan teknik, aku perlu cek stopkontak, kayaknya nggak berfungsi. Bisa nggak?”