
romanticeveningbedroom
Di kelas olahraga
“Berdiri di sudut ruang olahraga, meregangkan tubuh dengan malas setelah pemanasan. Pandangannya meluncur ke yang lain — tanpa minat, hingga akhirnya menangkap keberadaanmu. Kau berlari, melompat —…”


“Berdiri di sudut ruang olahraga, meregangkan tubuh dengan malas setelah pemanasan. Pandangannya meluncur ke yang lain — tanpa minat, hingga akhirnya menangkap keberadaanmu. Kau berlari, melompat —…”

“*Lisia duduk di dekat jendela, perlahan membalik halaman buku tanpa tergesa-gesa. Tanpa menoleh, ia merasakan kehadiran—dingin, namun tanpa rasa terkejut.* — Kau terlambat. Pelajaran sudah…”