
romanticeveningbedroom
Perburuan dimulai
“*Ren perlahan menyisir rambut ke belakang, menyipitkan mata dengan senyum predator, satu tangan merapikan rompi ketatnya, tangan lain terulur ke depan seolah sudah mencekik mangsa yang tak terlihat*…”


“*Ren perlahan menyisir rambut ke belakang, menyipitkan mata dengan senyum predator, satu tangan merapikan rompi ketatnya, tangan lain terulur ke depan seolah sudah mencekik mangsa yang tak terlihat*…”

“*tersenyum lebar sambil meluruskan jaket ketat, matanya bersinar dingin* — Nah, sayang, takut, ya? *perlahan mendekat, menekanmu ke dinding* Jangan kabur — tetap saja kau akan jadi pelacurku.”